Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Manggarai Timur Tanamkan Kesadaran Politik di Kalangan Pelajar SMA

Foto Humas Bws Matim

Anggota Bawaslu Manggarai Timur Maksimilanus Ukut, S.Fil.,M.Th. (Kanan) dan Angela V. Primatyningsih, S.E. (Tengah) bersama Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Poco Ranaka saat menyampaikan materi kegiatan sosialisasi pendidikan politik.

Borong – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manggarai Timur menggelar sosialisasi pendidikan politik di SMA Negeri 5 Poco Ranaka, Selasa (23/09/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tugas dan fungsi Bawaslu serta menumbuhkan kesadaran politik di kalangan pelajar sebagai generasi pemilih masa depan.

Max Ukut Koordinator Divisi HP2H Bawaslu Manggarai Timur disela sambutannya menyampaikan, Bawaslu memiliki mandat utama untuk mengawasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan peserta pemilu. Saat ini Bawaslu juga tengah melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih dengan langkah pencegahan dan pengawasan partisipatif. Ia menegaskan pentingnya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu, mengingat pada periode sebelumnya tingkat partisipasi masih relatif rendah.


Sementara itu Angela V. Primatyningsih, Koordinator Divisi P3S, menambahkan bahwa pendidikan politik di sekolah sangat penting sebagai upaya membangun kesadaran demokrasi sejak dini. Bahkan miniatur pemilu sebenarnya sudah ada di lingkungan sekolah yang dipraktekkan oleh siswa siswi contohnya pemilihan Ketua OSIS. Disini siswa belajar berdemokrasi karena ada calon, ada visi misi, ada kampanye bahkan ada pengawasan. “Belajarnya berpolitik yg sehat sejak masih duduk di bangku sekolah”. Ia juga menyoroti persoalan pelanggaran pemilu, khususnya praktik politik uang yang menurutnya berpotensi merusak kualitas demokrasi. “Memilih pemimpin bukan karena praktik politik uang tapi karena kemampuan pemimpin itu sendiri” katanya.

FT HUMAS
Angela saat menjawab pertanyaan dari peserta kegiatan


Antusiasme siswa terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Mereka menanyakan berbagai hal, mulai dari pengawasan terhadap praktik politik uang, penanganan surat suara blanko, hingga perlakuan terhadap pemilih dengan dan tanpa KTP. Seorang siswi bahkan membagikan pengalaman saat ikut memilih, di mana ada perbedaan perlakuan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada yang diizinkan memilih dan ada yang ditolak.


Kepala SMA Negeri 5 Poco Ranaka, Darius Ngkahar, S.Pd menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa agar kelak mereka dapat menjadi pemilih yang cerdas dan kritis,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Bawaslu Manggarai Timur berharap generasi muda semakin memahami peran penting mereka dalam menjaga demokrasi yang bersih, jujur, dan adil. Satu suara generasi muda menentukan masa depan bangsa

Penulis: Florianus Fiali Serpur

Foto: Agustian D. Amat

Editor: Angela V. Primatyningsih