Lompat ke isi utama

Berita

Dinas Pariwisata Manggarai Timur Dukung Penguatan Pengawasan Partisipatif pada Masa Non-Tahapan Pemilu

Foto Humas Bws Matim

BORONG, BAWASLU MANGGARAI TIMUR — Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Timur, Rofinus Hibur Hijau, mendorong perluasan sosialisasi pengawasan pemilu melalui berbagai saluran komunikasi, baik media sosial maupun media cetak. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi, termasuk di luar periode tahapan pemilu.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Manggarai Timur di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan partisipatif pada masa non-tahapan pemilu. Pada periode ini, edukasi kepemiluan dan pembangunan kesadaran demokrasi tetap perlu dilakukan agar masyarakat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mengawasi penyelenggaraan pemilu, tanpa harus menunggu tahapan pemilu berlangsung.

Dalam pertemuan tersebut, Rofinus mengapresiasi pemaparan Bawaslu mengenai pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Menurutnya, respons masyarakat terhadap berbagai persoalan kepemiluan yang berkembang di media sosial menunjukkan adanya perhatian publik terhadap jalannya demokrasi. Perhatian tersebut perlu diimbangi dengan informasi yang benar, mudah diakses, dan menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Ia menyarankan agar penyebaran informasi tidak hanya mengandalkan platform digital, tetapi juga dilengkapi dengan pembagian flyer dan bahan sosialisasi cetak kepada instansi pemerintah maupun masyarakat. Pemanfaatan beragam saluran komunikasi diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepemiluan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap informasi digital.

Ft Humas

Diskusi dalam kegiatan tersebut juga mendapat respons dari jajaran Dinas Pariwisata melalui sejumlah pertanyaan dan tanggapan. Pembahasan mencakup tantangan pengawasan pemilu, netralitas aparatur sipil negara (ASN), serta upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.

Melalui agenda Konsolidasi Demokrasi ini, Bawaslu Kabupaten Manggarai Timur memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membangun kesadaran demokrasi. Pada masa non-tahapan, sinergi tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pendidikan politik, mendorong partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya pengawasan pemilu yang dilakukan secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, pengawasan pemilu tidak hanya dipahami sebagai aktivitas yang berlangsung ketika tahapan pemilu berjalan, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan untuk membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan berintegritas di Kabupaten Manggarai Timur.

 

Penulis & Foto: Florianus F. Serpur 

Editor: Humas Bws Matim