Zakarias Gara: Merawat Demokrasi Adalah Tanggung Jawab Bersama
|
BORONG, BAWASLU MANGGARAI TIMUR — Ketua Bawaslu Kabupaten Manggarai Timur, Zakarias Gara, S.H., menegaskan bahwa pengawasan pada masa non-tahapan tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga demokrasi secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Konsolidasi Demokrasi di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Timur, Rabu (21/10/2026).
Zakarias menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan pada 2024 menyisakan sejumlah hal yang perlu dievaluasi, baik dari aspek penyelenggaraan, pengawasan, maupun partisipasi masyarakat. Karena itu, Bawaslu membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, untuk memperkuat pengawasan dan menjaga kualitas demokrasi.
Ia juga menyoroti isu politik uang, manipulasi politik, serta netralitas ASN, TNI, dan Polri sebagai hal yang perlu mendapat perhatian bersama. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan perangkat daerah penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai netralitas ASN serta mencegah potensi pelanggaran pemilu dan pemilihan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Manggarai Timur mendorong pertukaran informasi dan penguatan komitmen bersama dalam merawat demokrasi, termasuk melalui sosialisasi langkah-langkah pencegahan dan penanganan pelanggaran netralitas ASN sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu atau penyelenggara pemilu, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama, termasuk seluruh perangkat daerah dan masyarakat,” tegas Zakarias.
Penulis & Foto: Florianus F. Serpur
Editor: Humas Bws Matim